Baca Juga: Penderita DBD Melonjak, Gubernur Jatim Warning Masyarakat

"Actionnya mungkin sekitar bulan April sampai Desember 2022," sambungnya.

Akbar juga menjelaskan, P2L ini memanfaatkan lahan yang ada di sekitar rumah dari Ibu rumah tangga yang berada di daerah rawan stunting dan daerah rawan pangan dalam artian ketersediaan sayur-sayuran serta melihat potensi sayur-sayuran yang ada di daerah tersebut agar dikembangkan.

Apa yang diberikan pemerintah pusat ini dalam rangka untuk mempertahankan ketahanan pangan, baik secara nasional maupun daerah, dan tentunya akan terbentuk dan terlaksana jika ketahanan rumah tangga kuat.

"Ini juga bagian dari ketersedian pangan kita," pungkasnya. (C)