Baca Juga: Mahasiswa KKN Tematik UHO Kendari Bakal Sulap Pekarangan Rumah Warga Kadia jadi Tanaman Obat
"Karena kalau kami lihat sendiri, yang paling penting kan bahwa pasar itu konsumennya jelas masyarakat umum, memang kami lihat masyarakat umum ini penggunaan QRIS-nya masih relatif terbatas," katanya.
Waketum Kadin Sulawesi Tenggara, Sastra Alamsyah menjelaskan, produk yang dijual di pasar murah tersebut di antaranya daging, minyak, sosis, gula pasir, dan terigu, yang dibanderol dengan harga Rp 105 ribu per paket.
Di mana untuk harga pasar sendiri dijual dengan harga Rp 160 ribu-Rp170 ribu, namun disubsidi oleh pemerintah sehingga dijual dengan harga Rp 105 ribu per paketnya.
"Daging itu 1 Kg, minyak 1 liter, tepung terigu dan gula," sebutnya. (A)
