Oleh: Efriza
Dosen Ilmu Politik di Beberapa Kampus & Owner Penerbitan
PEMERINTAHAN Prabowo amat sensitif dikritik oleh publik. Kritik dinilai sama dengan tidak mendukung pemerintah. Sensitifnya pemerintah Prabowo soal kritik menular terhadap Partai Gerindra.
Bahkan, hingga ke media sosial Partai Gerindra yang enggan menerima kritik, memberikan saran dan kritik via pesan auto diblokir, memberikan saran atau kritik di komentar, dianggap anak abah Anies, antek asing, dan label negatif lainnya.
Karakter anti kritik ini yang menyebabkan pemerintahan Prabowo dipersepsikan dibangunkembangkan dengan sistem komando. Keputusan tunggal tentang negara ini seolah berada di tangan Presiden Prabowo sendiri, dan/atau pengambilan keputusan pemerintahan tanpa mendiskusikan kepada masyarakat.
