Rakyat bukan sekadar memberikan pilihannya di pemilihan umum (Pemilu), lalu selepas memberikan legitimasi keterpilihan pasangan calon maka rakyat tidak perlu diikutsertakan. Itu persepsi salah, rakyat juga ikut serta, rakyat semestinya aktif selalu dalam proses pengambilan keputusan seperti dalam proses input dan feedback.

Sistem politik menunjukkan output atau keluaran yang dihasilkan oleh pemerintah berupa keputusan dan/atau kebijakan yang akan direspons oleh masyarakat dengan umpan balik atau feedback. Dari feedback ini menjadi masukan kembali, masukan ini berupa dukungan atau tuntutan.

Baca Juga: MBG dan Derita Dunia Pendidikan

Atas tuntutan atau dukungan ini, akan memengaruhi proses berikutnya seperti tuntutan dilakukannya revisi atau pemerintah tinggal melangkah ke dalam tahap implementasi terhadap keputusan dan kebijakannya karena telah memperoleh dukungan dari masyarakat.

Singkatnya, politik itu adalah proses pembuatan keputusan dan kebijakan. Hanya di rezim yang demokratis, pemerintah menyadari kekuasaan yang diperolehnya dari rakyat, maka juga perlu melibatkan terus masyarakatnya.