BOMBANA, TELISIK.ID - Pemerintah Kabupaten Bombana enggan menyalurkan bantuan kemanusiaan terhadap warga korban angin kencang dan banjir rob di Pulau Masudu Kabupaten Bombana.
Berdasarkan letak geografisnya, Pulau Masudu masuk dalam kawasan pemerintahan Desa Terapung Kecamatan Poleang Tenggara, Kabupaten Bombana. Beberapa waktu lalu dilanda banjir akibat air laut pasang bersamaan dengan angin kencang serta gelombang laut yang cukup tinggi yakni pada Jumat, 2 April lalu.
Hingga saat ini, ternyata pemerintah daerah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah setempat menolak menyalurkan bantukan kepada warga terdampat bencana tersebut.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Bombana, Yunus mengatakan bahwa warga yang terkena musibah banjir akibat air pasang (rob) tidak diberikan bantuan karena Pulau Masudu telah diperintahkan untuk dikosongkan.
Dusun Pulau Masudu Desa Terapung, kata Yunus, telah menjadi langgaran banjir air laut. Pemerintah setempat telah berupaya melakukan relokasi agar masyarakat terhindar dari bencana tersebut setiap musim barat.
