“RT adalah ujung tombak pemerintahan. Jika prosesnya tidak bersih, dampaknya akan panjang,” tegasnya.

Keberatan lainnya menyangkut jumlah pemilih. Warga menilai data yang digunakan panitia tidak masuk akal. Dari hasil penelusuran warga, jumlah KK di RT 011 mencapai sekitar 113 KK, namun panitia hanya mencatat sekitar 70 KK sebagai wajib pilih.

Selain itu, panitia pemilihan diduga berasal dari tim sukses salah satu calon, sehingga memunculkan konflik kepentingan. Warga juga menemukan indikasi pemilih ganda dalam satu KK serta sekitar 20 pemilih yang diduga fiktif.

Adapun hasil pemilihan yang diumumkan panitia adalah:

Nomor Urut 01: 71 suara