Baca juga: Insentif Tenaga Kesehatan COVID-19 di Kendari Belum Terbayar
“Sudah gak ada saat swab diambil. Beberapa saat kemudian kami langsung membawa jenazah ayah kami pulang, untuk kami kebumikan jadi tidak sempat mendapatkan perawatan apa-apa di RS karena jenazah wafatnya dalam kendaraan,” bebernya.
Dia menjelaskan, dari hasil swab pada 14 Juli lalu, hasil yang keluar dikerahui bahwa ayah AS positif COVID-19.
"Pada 15 Juli, karena Protap COVID-19 bagi kontak harus diswab, maka kami secara mandiri pagi jam 6.30, kami sekeluarga sekitar 13 orang ring satu melakukan uji swab di RS," terangnya.
"Ke esokan harinya, hasil swab test keluar dan dari 13 orang itu yang positif tiga orang, yaitu ibu, adik bungsu dan saya sendiri,” tambah AS.
