Setelah itu pada 17 Juli 2020, keluarga AS minta isolasi mandiri di rumah, namun tidak mendapat ijin oleh Protap COVID-19 RS Kota Kendari.

“Jadi kami secara mandiri ke ruang isolasi RS kota sampai sekarang, yang hasil lab sampai sekarang belum keluar," terang AS.

Sebelumnya, tersebar berita kepada masyarakat bahwa di Toko Mentari yang menyediakan alat elektronik komputer dan aksesoris ada yang postif COVID-19 dan pemilik toko menampik itu. Hanya saja sejak keluarga itu terpapar sudah tidak pernah melakukan kontak lagi kepada siapapun dan telah melakukan isolasi.

“Mungkin sampai juga ke kita jadi semua karyawan mentari diharuskan uji swab di RS Kendari. Padahal mereka gak pernah lagi kontak dengan kami sejak tanggal 4 Juli itu,” jelasnya.

Sementara untuk Toko Mentari sendiri masih dibolehkan buka, dengan prosedur orang-orang yang ada di dalam benar-benar bebas dari COVID-19.