Adios pun berharap Kemenkumham Sultra turut mempromosikan potensi daerah, khususnya sektor pariwisata dan kekayaan intelektual budaya.

“Kami percaya, dukungan dari Kemenkumham akan membawa Buton Selatan menjadi kabupaten yang maju, berdaya saing, dan dikenal secara nasional,” ujarnya.

Kepala Kanwil Kemenkumham Sultra, Topan Sopuan, mengatakan bahwa Kemenkum bukanlah institusi yang jauh, melainkan mitra kerja pemerintah daerah yang siap mendampingi sampai ke tingkat desa.

Tugas dan fungsi Kemenkum, kata Topan, sangat berkaitan erat dengan kebutuhan pembangunan daerah. Di antaranya fasilitasi dan pendampingan pendaftaran hak kekayaan intelektual, baik individu maupun komunal.

Selain itu, juga pelayanan administrasi hukum umum, termasuk legalisasi, pewarganegaraan, dan perseroan perorangan. Harmonisasi produk hukum daerah agar selaras dengan norma hukum nasional dan aspirasi lokal.