"Total keseluruhan sebesar 4.702 kWp atau 4,702 MWp," ungkapnya, saat dikonfirmasi telisik.id, Rabu (28/10/2026).
Ia menambahkan bahwa ketiga kecamatan tersebut telah masuk dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL). Direncanakan survei tindak lanjut untuk Kecamatan Siompu dan Kadatua akan dilaksanakan pada 2027 berdasarkan kebijakan dan penjadwalan dari pihak PLN.
"Apabila tidak terdapat pergeseran kebijakan, survei untuk menindaklanjuti usulan wilayah Siompu dan Kadatua direncanakan pada 2027," beber Rina.
Sementara itu, untuk Kecamatan Batu Atas, kata Rina, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta PLN UP2 Sulawesi Tenggara di Kantor Gubernur Provinsi Sultra. Koordinasi tersebut bersamaan dengan survei oleh tim PLN pusat di Kecamatan Batu Atas pada 26 September 2026 dalam rangka program Listrik Perdesaan (Lisdes).
Peningkatan layanan listrik ini diharapkan dapat mendukung akselarasi pelayanan publik di kantor kecamatan dan desa, terutama untuk administrasi serta komunikasi.
