Zainal mengungkapkan, untuk tahun 2022 ini, melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Alokasi Umum (DAU) provinsi, Kabupaten Butur mendapat Rp 53 miliar untuk ruas jalan provinsi. Hal tersebut sangat membantu dalam meningkatkan aksesibilitas dan produktivitas masyarakat.
Untuk itu, semua pihak sangat berterima kasih atas perhatian gubernur pada Kabupaten Butur. Lanjut Zainal, jika jalan provinsi dibenahi, di sekitar akses jalan tersebut banyak aktivitas ekonomi, baik pertanian, perkebunan, maupun dari sektor perikanan.
"Mudah-mudahan ini akan membantu masyarakat dan itu pasti akan membantu masyarakat," harapnya.
Zainal menambahkan, di ruas jalan Kabupaten Butur, yang juga menjadi salah satu urat nadi perekonomian masyarakat adalah jalan Labuan-Lakansai yang menghubungkan mode transportasi feri untuk masuk ke wilayah Buton Utara.
Ia mengungkapkan, untuk tahun 2021 sebenarnya sudah ada survei dari Balai Jalan Nasional. Mereka sudah melakukan survei untuk melaksanakan pembangunan jalan atau perbaikan jalan yang lewat skema APBN. Hanya karena Pandemi COVID-19, mereka juga terimbas dengan refocusing anggaran. Sekitar 50-60 persennya itu terpotong.
