Dalam prosesnya, lanjut Zainal, sudah ada komunikasi di PU Provinsi. Sedangkan pihak Bappeda Butur, melakukan follow up di rapat koordinasi teknis pembangunan antara Kementerian dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara.

"Kemarin hasil rapat tersebut sudah ada, tapi dalam bentuk komunikasi, belum dalam bentuk keputusan," jelasnya.

Dia menambahkan, nanti keputusannya akan dibahas kembali terkait dengan pembangunan jalan itu di musyawarah rencana pembangunan nasional (Musrenbangnas).

"Teman-teman dari Dinas PU Provinsi sudah memasukkan untuk usulan yang akan dilaksanakan di 2023. Mudah-mudahan itu bisa semua kita penuhi," imbuhnya.

Di sisi lain, kata Zainal, pihaknya juga memerlukan percepatan pembangunan. Salah satu percepatan itu bukan hanya transportasi darat, melainkan juga butuh transportasi udara.