"Kenapa ada sosialisasi ini karena interpretasi itu diperlukan jangan sampai peraturan perundang-undangan berbeda di tingkat desa," ujarnya.

Selanjutnya dia mengatakan, mengenai anggaran pemilihan kepala kesa serentak ini, dibebankan pada Dinas PMD, berupa operasional dan honor.

"Jadi mecangkup kegiatan operasional kemudian pengamanan, pemantauan dan pelaksanaan tempat pemungutan suara. Selain itu, pembiayaan kotak suara," ungkapnya.

Ia berharap kepada semua pihak agar bisa berpartisipasi secara aktif dalam mensukseskan pesta demokrasi tingkat desa.

"Demi melahirkan pemimpin baru di desa kami sangat mengharapkan kerjasama dari semua pihak, mulai dari pemerintahan desa, BPD dan masyarakat desa," tandasnya. (B)