Pemanfaatan pekarangan disosialisasikan dengan mengajak masyarakat mengkomsumsi pola makan yang beragam, bergizi berimbang dan aman.

"Sehingga dengan mereka mengkomsumsi vitamin, mineral dan protein yang tinggi tentu bisa mengurangi stunting di Kolaka Timur," tambahnya.

Ia juga menyebutkan agar kecamatan yang tidak masuk daerah Lokus Stunting tetap berupaya memerangi stunting agar daerah tersebut tetap terjaga.

Lebih lanjut, da berharap, agar fungsi pendidikan selalu dapat mengedukasi masyarakat untuk menjaga keluarga dalam rangka memperbaiki pola makan, pola kebersihan dan pola hidup sehat.

"Kemudian bagaimana masyarakat dapat meningkatkan ekonomi sehingga gizi masyarakat bisa terpenuhi," ujarnya.