Merespons kelangkaan gas elpiji 3 kg, Wakil Bupati Kolaka Utara, Jumarding, memerintahkan Dinas Perdagangan (Disdag) menggelar operasi pasar khusus gas elpiji di Ibu Kota Lasusua, yang dilaksanakan Senin (25/8/2025).

Kepala Disdag Kolaka Utara, M. Ahdan Alwi, menyebut sedikitnya tiga armada diturunkan oleh Depot Pertamina untuk mengangkut 1.500 gas melon khusus wilayah Kecamatan Lasusua.

"Pertamina sudah menurunkan tiga armada masing-masing mengangkut 560 tabung 3 kg untuk didistribusi di Kecamatan Lasusua. Armada itu bantuan tambahan di luar armada agen yang ada di Kolaka Utara,” terangnya.

Secara umum, kata Ahdan, stok elpiji di Sulawesi Tenggara (Sultra) masih aman. Namun, di beberapa titik terjadi keterlambatan distribusi dari agen yang terkadang jadi pemicu kelangkaan.

Menurutnya, kelangkaan yang terjadi hampir dua pekan murni disebabkan kendala teknis armada dari agen dan bukan karena adanya penimbunan. Karena itu, pihaknya bakal terus mengevaluasi pendistribusian.