Baca Juga: 78 Guru Madrasah di Kota Kendari Dibekali Keterampilan AI untuk Hadapi Era Digital
"Terakhir program alokasi Rp 250 juta per desa secara bertahap," ujar Wabup Jumarding.
Sementara itu, rencana pendapatan daerah tahun anggaran 2026 diproyeksikan sebesar Rp 887,2 miliar. Terdiri dari proyeksi PAD sebesar Rp 73,2 miliar dan proyeksi pendapatan transfer sebesar Rp 800,7 miliar.
Pendapatan transfer pemerintah pusat sebesar Rp 777,07 miliar terdiri dari dana bagi hasil (DBH) sebesar Rp 135,3 miliar, dana alokasi umum (DAU) Rp 430,4 miliar, dana alokasi khusus (DAK) Rp 125,3 miliar, dana desa (DD) Rp 85,9 miliar, dan asumsi pendapatan transfer antardaerah senilai Rp 23,7 miliar.
"Pada sisi belanja daerah tahun 2026 diproyeksikan sebesar Rp 892,2 miliar, belanjan daerah dialokasikan untuk belanja operasi, belanja modal, belanja tidak terduga, dan belanja transfer ke desa," urai Jumarding.
