Sebelum pemasangan, lanjutnya, mereka terlebih dahulu berkomunikasi dengan Bupati, Kapolres, Kajari, dan Ketua DPRD Kolut untuk menentukan titiknya.
"Walaupun sampai hari ini belum ada kejadian yang berkaitan dengan hukum, setidaknya kami sudah bisa melihat apa yang sedang terjadi di area tersebut," jelasnya.
Kata Muklis, pemasangan CCTV tahun ini sebanyak dua unit dengan anggaran kurang lebih Rp 35 juta.
"Itu untuk dua CCTV dan semua perangkat dan programnya. Selama ini orang menggunakan CCTV dengan bentangan kabel, tapi kami nirkabel dengan menggunakan semacam stasiun (anten) yang mampu melempar sinyal sehingga bisa diakses Langsung di kantor Bupati dan Kantor DKPP," terangnya.
Baca Juga: Dirut RSUD Bahteramas: Penanganan Pasien Sudah Sesuai Prosedur
