Tempat sama, Kadis PUPR Kolut, Mukramin menuturkan, normalisasi sungai Desa Awo dan Lambuno pasca bencana ditarget selama empat hari.
"Kami targetkan selesai besok," tegasnya.
Kata Kadis PUPR, karena anggaran pembenahannya bersumber dari belanja tak terduga (BTT). Maka, tahap awal hanya sebatas normalisasi saja, belum bisa digunakan untuk bengunan yang permanen (bronjong).
Baca Juga: Puluhan Warga Binaan Rutan Kelas IIB Unaaha Ikut Ujian Paket C
"Selanjutnya, pembangunan bronjong akan komunikasikan dengan pihak Badan Wilayah Sungai Sulawesi IV (BWS) Kendari. Semoga selanjutnya BWS melakukan upaya pembangunan yang sifatnya permanen," pungkasnya. (B)
