KONAWE, TELISIK.ID - Di pemerintahan daerah Kabupaten Konawe ada salah satu perangkat pemerintah daerah yang kondisi kantor bisa dibilang memprihatinkan, padahal dinas ini memiliki peran yang sangat penting dalam rangka menegakkan Peraturan Daerah (Perda).

Sebut saja Pemadam Kebakaran (Damkar) Konawe yang sampai saat ini masih menggabungkan dirinya dalam Badan Satuan Polisi Pamong Praja. Hanya memang sebelumnya, pihaknya menyatakan akan berdiri sendiri sebagai salah satu instansi pada struktur organisasi perangkat daerah (OPD) Kabupaten Konawe.

Selain kondisi kantor yang terawat, tenaga Damkar dan Satpol PP juga perlu menjadi perhatian. Mengingat pekerjaan petugas satpol PP dan Damkar memiliki resiko tinggi, ditambah mereka yang berjumlah kurang lebih 40 orang tersebut masih berstatus pegawai honorer dengan gaji Rp 1 juta setiap bulannya. Tentunya ini tak sebanding dengan resiko yang mereka terima.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Konawe, Ferdinand Sapan mengaku para petugas tersebut menerima gaji yang cukup kecil tapi resiko pekerjaan yang tinggi.

Baca juga: Dinas Perikanan Kolut Beri Perhatian Besar terhadap Budidaya Rumput Laut