Bupati Konawe (kiri) saat mengunjungi gudang Bulog beberapa waktu lalu. Foto: Muh. Surya Putra/Telisik

 

"Jangankan sehari, bahkan sampai seminggu saja kita tetap siap. Di sini banyak pangan kita selain beras yang nutrisinya sama seperti beras," ungkapnya.

Olehnya itu, ia menambahkan, untuk menjaga ketahanan pangan yang ada di Konawe pihaknya merasa harus mulai membiasakan masyarakat. Minimal satu hari dalam seminggu,  jangan mengonsumsi nasi.

Meski baru sebatas ajakan dari Pemkab, warga Konawe sebenarnya sudah terbiasa mengonsumsi bahan pangan lokal yang dimaksud, seperti sagu.

Oleh masyarakat setempat, tepung sagu itu diolah menjadi makanan khas bernama sinonggi. Ia menyebut, sebelum tahun 1980-an, warga Konawe memang sudah menggunakan sagu serta ubi sebagai makanan pokok.