Sekretaris Kabupaten Konawe Ferdinand Sapan mengatakan, jika pada tahun 2021 dengan nilai IPM di angka 71,48 persen, Konawe berada di peringkat keempat dari 17 kabupaten/kota se-Sulawesi Tenggara. Lebih Tepatnya, di bawah Kota Kendari, Baubau dan Kolaka.
“Kendati demikian, di tahun 2022 IPM Konawe naik di angka 72,04 persen, dan tentunya selaku Pemerintah Daerah (Pemda) Konawe merasa cukup puas dengan hasil pencapaian tersebut” kata Ferdinand.
Baca Juga: Pj Bupati Kolaka Utara Harap Hari Otoda Dorong Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan
Lanjutnya, sebagai salah satu tolak ukur dalam kualitas hidup, menurutnya, IPM dibangun melalui tiga pendekatan dimensi dasar, yaitu dimensi kesehatan, pendidikan dan kehidupan yang layak. Ini pencapaian yang baik dan harus terus ditingkatkan.
Olehnya itu, mantan Kepala BPKAD Konawe itu merasa bangga dan mengapresiasi hasil kinerja para Aparatur Sipil Negara (ASN) selama ini dan terus menggenjot bawahannya agar grafik IPM terus meningkat setiap tahunnya.
