“Dengan IB, penyebaran bibit sapi unggul dapat dilakukan dengan mudah, murah dan cepat,” jelasnya.

Baca Juga: 3.330 Calon PPK Ikut Tes Wawancara di Jawa Timur

Ia juga mengatakan untuk pengendalian kesehatan ternak, pihaknya selalu melakukan langkah-langkah preventif guna menjaga masuknya penyakit dari luar.

"Misalnya saat penyakit kuku dan mulut (PKM) sapi merebak di luar Konawe, Pemkab menerapkan kebijakan agar peternak berhenti untuk sementara melakukan pembelian sapi dari luar daerah," beber Jumrin.

Kemudian pihak Pemkab juga menyediakan sarana dan prasarana terhadap peternak yang belum tersentuh. Mulai dari pembagian bibir rumput makanan ternak, hingga pendampingan.