Selain pasar murah, Pemkab juga akan memberikan Bantuan Langsung Tunai Bahan Bakar Minyak (BLT BBM) bagi nelayan dan ojek. Program tersebut dalam rangka meningkatkan indeks pembangunan manusia dalam mensejahterakan masyarakat yang terdampak kenaikan harga BBM.

Plt Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Muna Barat, LM Taslim menerangkan, untuk perlindungan jaminan sosial, tahun ini telah dialokasikan anggaran sebesar Rp 22,9 miliar. Sedangkan, pasar murah anggarannya sebesar Rp 2 miliar yang melekat pada Dinas Ketahanan Pangan.

"Anggarannya tersebar di beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan sudah mulai dicairkan," kata Taslim.

Sementara itu, Kepala Cabang Perum Bulog Raha, Ritno menerangkan, dalam mendukung program pasar murah Pemkab Muna Barat, pihaknya telah menyiapkan beras jenis premium 60 ton.

Baca Juga: PT VDNI Bangun Sekolah Dasar Rp 8.8 M