Saat ini, lanjut Zakaria, sudah ada langkah-langkah yang dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muna. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bersama Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan (TPHP) telah turun mengecek ke lokasi.  

"Sudah ada langkah dari Pemkab. PUPR akan segera melakukan perbaikan pada saluran yang bocor, DTPHP bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Sultra akan menyiapkan mesin pompa," jelasnya.  

Baca Juga: Poros Jalan Mantobua-Korihi yang Ditanami Pisang Keciprat Dana Rp 400 Juta

Sementara itu, Kadis TPHP Muna, La Ode Anwar Agigi, menerangkan, pasca mendapat laporan kekeringan sawah di Desa Labulu-bulu, pihaknya langsung bergerak cepat melakukan langkah-langkah penanganan.  

"Kita sudah cek lapangan titik-titik kebocorannya dan permasalahan lain. InsyaAllah, dalam waktu dekat sudah bisa teratasi," ujarnya.