Sementara itu, secara tehnis, Kadis PMD, Rustam mengaku, saat ini pencairan DD tahap satu dalam proses. Bila tak ada aral melintang, hari  Senin ini (6/4/2020), ada 10 desa yang akan melakukan pencairan. Selanjutnya akan bertahap desa-desa lain.

Sesuai edaran dari pusat, menurutnya DD bisa digunakan untuk penanganan penyebaran virus C-19. Alokasi anggaranya Rp 30 juta untuk pengadaan Alat Pelindung Diri (APD),  masker, cairan desinfektan dan alat penyemprot. Kemudian, Rp 100 juta buat kebutuhan pangan warga sekitar.

Baca juga: Pengurus Partai Demokrat Kolut Bagikan Sembako Gratis

"Selain kebutuhan pangan, warga juga bisa diberikan uang tunai, tapi kita masih menunggu Peraturan Menteri Keuangannya (PMK)," ungkapnya.

DD yang disiapkan untuk penanganan virus itu tidak hanya dipatok sebesar Rp 130 juta per desa. Akan tetapi, bila penyebaran wabah penyakit itu terus berkepanjangan, maka dananya akan ditambah lagi.