MUNA, TELISIK.ID - Pemerintah Kabupaten Muna terus mengkampanyekan pencegahan stunting. Langkah yang dilakukan telah memasuki aksi kelima berupa memastikan tersedianya dan berfungsinya kader yang membantu pemerintah desa/kelurahan dalam pelaksanaan intervensi gizi terintegrasi.
Sekda Muna, Eddy Uga menerangkan, pencegahan stunting bukan saja menjadi tanggung jawab Dinas Kesehatan (Dinkes), tetapi seluruh stakeholder dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan generasi pelanjut.
"Permasalahan stunting tidak bisa hanya diselesaikan melalui program gizi saja, tapi harus terintegrasi dengan program lainnya," kata Eddy Uga, di sela kampanye pencegahan stunting, Sabtu (15/10/2022).
Sementara itu, Plt Kadinkes Muna, Taufik Samudra menerangkan, pihaknya tidak akan henti-hentinya mengkampayekan pencegahan stunting dengan tujuan agar masyarakat mengetahui akan pentingnya penanganan stunting.
Baca Juga: Moeldoko Diminta Fasilitasi Perubahan Status 350 Kilometer Jalan Provinsi Menjadi Jalan Negara
