BEIJING, TELISIK.ID - Pemerintah salah satu kota di China, Heihe, menawarkan uang tunai 100 ribu yuan atau setara Rp 222 juta bagi siapapun yang mengetahui informasi terkait sumber lonjakan kasus COVID-19.

"Untuk mengungkap sumber lonjakan virus (Covid) sesegera mungkin dan menemukan rantai penularan, (uang) itu diperlukan sebagai upah perang rakyat untuk mencegah dan mengendalikan epidemi," demikian pernyataan Pemkot Heihe seperti dikutip AFP, Selasa (8/11/2021).

Pemkot Heihe menawarkan imbalan ini ketika China mengalami lonjakan COVID-19. Pada Selasa (8/11/2021), China melaporkan 43 kasus COVID-19 akibat kemunculan corona varian Delta di 20 provinsi.

Kemunculan varian baru tersebut membuat kasus COVID-19 di Negeri Tirai Bambu bertahan di angka dua digit selama tiga pekan terakhir.

Gelombang terakhir COVID-19 yang melanda China menyebabkan pemerintah menetapkan penguncian wilayah dan aturan perjalanan lokal juga diperketat, termasuk sejumlah penerbangan dan kereta dibatalkan.