Pj Wali Kota Kendari tersebut juga menegaskan komitmen pemerintah dalam menangani stunting dengan pendekatan holistik. Ia mengungkapkan bahwa Kota Kendari telah berhasil menurunkan angka stunting dari 24 persen pada tahun 2021 menjadi 19,5 persen pada tahun 2024, penurunan sebesar 4,5 persen ini dianggap sebagai pencapaian yang signifikan.

“Kami telah menginstruksikan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, dan lurah untuk berkoordinasi dan melaksanakan program-program yang tepat sasaran dalam upaya pencegahan stunting. Fokus kami tidak hanya pada asupan gizi yang baik selama 1.000 hari pertama kehidupan, tetapi juga pada kecukupan kebutuhan air bersih,” tegasnya.

Sebagai langkah nyata, sejak menjabat sebagai Pj Wali Kota Kendari, Yusup langsung memerintahkan pembersihan lingkungan dan memastikan kebersihan sumber-sumber air yang menjadi konsumsi masyarakat. Langkah ini dianggap sebagai bagian penting dalam mendukung pencegahan stunting di Kota Kendari. (C)

Penulis: Sigit Purnomo

Editor: Haerani Hambali