Rakor tersebut melibatkan berbagai pihak terkait, termasuk Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK), Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), serta camat, lurah, dan para pengembang perumahan di Kota Kendari.

Selain pengembang, camat dan lurah menjadi peserta Rakor Perumahan. Foto: Facebook Kendarikota

 

Jahudding menyatakan bahwa pertemuan ini bertujuan untuk membahas berbagai permasalahan yang dihadapi oleh sektor perumahan di Kendari, termasuk maraknya keluhan warga yang menuding pembangunan perumahan sebagai penyebab banjir.

"Hari ini kami adakan pertemuan dengan para pengembang untuk berdiskusi mengenai permasalahan yang ada di perumahan-perumahan," ujarnya. (B-Adv)

Penulis: Erni Yanti