Sebelumnya, beber drg. Fauziah pada Mei 2024 lalu, Pemerintah Kota Kendari telah mengadakan Rapat Tim Percepatan Penurunan Stunting yang melibatkan berbagai stakeholder, mulai dari unsur pemerintahan, sektor kesehatan, hingga tokoh masyarakat.
Rapat ini menghasilkan sejumlah kebijakan strategis dalam mempercepat penurunan angka stunting di Kendari, dengan salah satu fokus utama adalah menjadikan program penurunan stunting sebagai alat efektif yang dilaksanakan sesuai standar dari Kementerian Dalam Negeri.
"Kami merujuk pada panduan dan kebijakan dari pusat, termasuk Kementerian Dalam Negeri, agar upaya kami di Kendari selaras dengan target nasional. Salah satu upaya yang diperkuat adalah koordinasi lintas sektor, karena stunting tidak bisa diatasi hanya oleh sektor kesehatan saja," ungkap drg. Fauziah.

Dalam rapat tersebut, juga dibahas pentingnya pendekatan holistik dalam menangani stunting, termasuk penanganan sanitasi, akses terhadap air bersih, serta peningkatan ketahanan pangan di tingkat rumah tangga. Kolaborasi antar dinas dan lembaga menjadi kunci utama dalam memaksimalkan hasil dari program-program yang dijalankan.
