Salah satu pencapaian yang membanggakan adalah penurunan angka stunting di Kota Kendari sebesar 4,5 persen dalam dua tahun terakhir.

Angka stunting yang sebelumnya berada di 24 persen pada tahun 2021, kini telah turun menjadi 19,5 persen. Penurunan ini menunjukkan efektivitas program-program yang telah dijalankan.
Untuk mencapai target penurunan stunting, Pemkot Kendari mengimbau seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup pemerintah kota, camat, dan lurah untuk bersinergi melaksanakan program-program yang tepat sasaran.
Pj Wali Kota juga menekankan pentingnya setiap camat dan lurah untuk mengenali warganya yang tergolong keluarga berisiko stunting, guna memudahkan intervensi yang diperlukan. Pelayanan di puskesmas dan posyandu juga diharapkan dapat lebih ditingkatkan.
Pemerintah Kota Kendari tengah berupaya agar hasil pemantauan Standar Kesehatan Indonesia (SKI) dapat menunjukkan penurunan angka stunting hingga 17 persen pada tahun 2023. Target ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk menurunkan angka stunting sesuai target nasional sebesar 14 persen pada tahun 2024.
