"Pemerintah Kota Kendari menaruh perhatian besar pada penguatan layanan anak usia dini yang holistik dan integrative, yaitu pendidikan yang tidak hanya menekankan pada aspek akademi tetapi juga pada tumbuh kembang anak secara menyeluruh," ujar Siska.  

Siska yang juga sebagai Bunda PAUD Kota Kendari, mengakui masih banyak tantangan di lapangan seperti keterbatasan akademik, mulai dari tenaga pendidik dan rendahnya sebagian kesadaran masyarakat hingga sarana dan prasarana yang belum merata. 

Baca Juga:  15 Siswa SMKN 2 Kendari Diterjunkan ke PT OSS di Konawe Usai Pembinaan Mental dan Fisik

"Saya percaya bahwa dengan kolaborasi dan komitmen kuat dari seluruh bunda PAUD yang ada dari jenjang kelurahan, kecamatan hingga ke level kota, tantangan tersebut dapat kita atasi satu per satu,” tambahnya.

Rapat koordinasi ini diharapkan dapat menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendukung tumbuh kembang anak usia dini serta meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Kendari. (C)