Untuk mengatasi masalah ini, Pj Wali Kota Kendari melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kota Kendari mengerahkan alat berat. Alat berat digunakan untuk mengeruk drainase yang tertimbun sedimen agar air dapat mengalir lancar. Kepala BPBD Provinsi Sulawesi Tenggara juga berkomitmen mendukung aksi bersih-bersih ini.

Beberapa perubahan terlihat pada lokasi yang biasanya tergenang air saat musim hujan. Lingkungan mulai bersih dan selokan yang mampet perlahan dibenahi. Masyarakat terlibat aktif dalam upaya ini, menunjukkan kesadaran yang tumbuh untuk menjaga kebersihan lingkungan.

Alat berat digunakan untuk mengeruk drainase yang tertimbun sedimen agar air dapat mengalir lancar. Foto: Ist.

 

Dengan melibatkan berbagai pihak, pemerintah berharap dapat menjaga Kota Kendari dari ancaman banjir. Keterlibatan masyarakat sangat penting dalam menjaga kebersihan dan kelancaran drainase di kota ini.

Musim hujan yang tiba memerlukan kewaspadaan dan kesiapan dari seluruh elemen masyarakat. Pemerintah terus melakukan upaya-upaya preventif agar banjir dapat dihindari. Dengan kerja sama yang baik, diharapkan Kota Kendari dapat terhindar dari bencana banjir yang kerap melanda.