Baca Juga: Dishub Sulawesi Tenggara Terapkan Andalalin dalam Perencanaan Pembangunan Infrastruktur

Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perdagangan Kota Kendari, Dasril Yamin menjelaskan, stok gas elpiji di Kota Kendari tercukupi. Namun karena SPBE Kota Kendari harus melayani wilayah Konawe dan Kolaka sehingga terjadi antrian panjang di Kota Kendari.

"Biasanya antrian pengisian di SPBE Kota Kendari 5-6 jam, namun karena tambahan antrian dari Konawe dan Kolaka sehingga antrian semakin panjang dan butuh waktu 2-3 hari baru bisa terlayani," ungkapnya.

Mantan Lurah Dapu-dapura ini menambahkan, kelangkaan gas sehingga harga elpiji melambung, disebabkan ulah para pengecer yang berada di luar kendali Pertamina, sebab jalur distribusi yang diatur Pertamina hanya dari agen ke pangkalan.

Dia berharap dengan normalnya antrian pengisian gas di SPBE Kendari, harga elpiji bisa kembali normal. (A)