Dalam keterangan tertulis yang diterima telisik.id, angka tersebut dipengaruhi kenaikan harga pada sejumlah kelompok pengeluaran yang menjadi komponen utama dalam perhitungan Indeks Harga Konsumen (IHK).

Kelompok transportasi menjadi penyumbang inflasi terbesar dengan kenaikan mencapai 9,57 persen. Setelah itu, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya mengalami kenaikan sebesar 6,30 persen, sementara kelompok makanan, minuman, dan tembakau meningkat 6,20 persen.

Selain tiga kelompok tersebut, kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga juga mengalami kenaikan sebesar 4,69 persen. Kelompok pendidikan turut mencatat kenaikan sebesar 4,61 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Kenaikan indeks juga terjadi pada kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 2,71 persen. Selanjutnya, kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan meningkat 2,05 persen, kelompok penyediaan makanan dan minuman atau restoran naik 2,04 persen, sedangkan kelompok kesehatan bertambah 1,18 persen.

Di sisi lain, tidak seluruh kelompok pengeluaran mengalami peningkatan. Kelompok pakaian dan alas kaki justru mengalami penurunan indeks sebesar 0,94 persen. Sementara kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya tercatat relatif stabil tanpa perubahan indeks yang signifikan.