"Mari kita bersama berikan sumbangsih dan gagasan yg terbaik bukan untuk kepentingan pribadi dan kelompok, namun semata untuk kemaslahatan umat dan kesejahteraan rakyat Bumi Anoa, Sultra tercinta," pungkasnya.

Andap mengungkap dalam membangun Sulawesi Tenggara harus berdasarkan data yang presisi. Kemudian untuk menghasilkan produk perencanaan yang baik perlu rumuskan dan musyawarahkan dengan baik.

Foto bersama seluruh peserta Musrenbang se-Provinsi Sulawesi Tenggara. Foto: Sigit Purnomo/Telisik

 

"Tentunya hasilnya dapat dipertanggungjawabkan, bukan law in the books tapi hasilnya sudah bisa diimplementasikan dengan baik law in action," jelasnya.

Menurutnya, musrenbang adalah pondasi yang penting untuk menyusun rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) tahun 2025, termasuk Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Provinsi Sulawesi Tenggara 2025-2045.