KENDARI, TELISIK.ID - Pemerintah Kota Kendari menunjukkan komitmen serius dalam menangani masalah stunting di wilayahnya. Berbagai langkah cepat diambil untuk menurunkan angka stunting yang kini mencapai 415 kasus.

Dengan program-program intervensi yang terukur, Pemkot Kendari berhasil menurunkan angka stunting secara signifikan. Keberhasilan ini tidak lepas dari sinergi lintas sektor yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.

Berdasarkan keterangan tertulis yang diterima Telisik.id, Selasa (3/9/2024), Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB) Kota Kendari mengungkapkan bahwa berdasarkan data terbaru, ada 415 anak penderita stunting yang tersebar di sejumlah kecamatan.

Data ini diperoleh dari Dinas Kesehatan Kota Kendari yang telah melakukan pendataan sejak awal tahun 2023. Kendati demikian, Pemkot Kendari merespons dengan cepat melalui berbagai program intervensi dan pencegahan.

Program intervensi yang dilakukan oleh Pemkot Kendari tidak hanya berfokus pada peningkatan asupan gizi anak-anak penderita stunting, tetapi juga pada upaya memberikan edukasi dan pendampingan kepada para orang tua, ibu hamil, dan calon pengantin.