Pemkot Kendari, melalui Pj Wali Kota Muhammad Yusup merespon kasus stunting. Foto: Ist.

 

Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa anak-anak di Kota Kendari mendapatkan gizi yang cukup sejak dalam kandungan hingga masa pertumbuhan awal.

Baca Juga: Pemkot Kendari Terus Berupaya Wujudkan Indonesia Emas 2045 dengan Turunkan Angka Stunting

Intervensi tersebut termasuk program edukasi gizi yang menyasar seluruh lapisan masyarakat, terutama di wilayah-wilayah yang tercatat memiliki kasus stunting tinggi.

Kelurahan Punggaloba di Kecamatan Kendari Barat dan Kelurahan Purirano di Kecamatan Kendari, menjadi fokus utama intervensi. Di kedua wilayah ini, tingkat gizi buruk cukup memprihatinkan, sehingga diperlukan penanganan yang komprehensif.