Program intervensi yang dilakukan oleh Pemkot Kendari berfokus pada peningkatan asupan gizi anak-anak penderita stunting. Foto: Ist.

 

Selain faktor gizi, Pemkot Kendari juga menyoroti pentingnya perbaikan sanitasi lingkungan sebagai salah satu upaya pencegahan stunting. Faktor ekonomi dan sanitasi yang buruk di lingkungan sekitar turut menjadi penyebab tingginya angka stunting.

Sebagai informasi, pada tahun 2022, Kota Kendari berhasil menurunkan angka stunting dari 24 persen menjadi 19,5 persen. Penurunan ini merupakan hasil kerja keras Pemkot Kendari dalam mengimplementasikan berbagai program pencegahan stunting.

Angka ini bahkan lebih rendah dibandingkan dengan angka stunting nasional yang ditetapkan sebesar 20 persen.

Pj Wali Kota saat menghadiri rakor penurunan stunting di Kota Kendari. Foto: Ist.