"Sesuai arahan agar segera lakukan percepatan tanam, dan jarak dari panen ke tanam paling lama 14 hari," kata Suwandi.
Menurutnya, dalam melakukan percepatan perlu ada upaya-upaya dari Distanak karena pasti akan ada banyak kendala seperti masalah air, alat mesin, benih, pupuk, dan lainnya.
Berdasarkan data, kata dia, target penanaman bulan Juni di Sulawesi Tenggara bila dihitung berdasarkan hasil panen yang lalu mengalami kenaikan luar biasa dari semula percepatan tanam 7.500 hektare menjadi hektare.
"Di Konawe, percepatan tanam mencapai 6.000 ha dari sebelumnya 1.500 ha. Kolaka Timur juga naik menjadi 5.000 ha, serta Bombana juga mengalami kenaikan," tambahnya.
Sementara itu, Kepala Distannak Sulawesi Tenggara, La Ode Muhammad Rusdin Jaya mengatakan, percepatan tanam padi sebagai upaya meningkatkan produksi hasil pertanian.
