Bakti sosial setiap tahun dilakukan dengan jenis kegiatan yang berbeda-beda. Tahun ini, kata Asrun, sunatan massal kembali digelar setelah yang terakhir dilaksanakan pada dua tahun yang lalu.

Ketua Dharma Wanita Provinsi Sultra, Waode Munanah, menuturkan bahwa dalam mencari peserta pihaknya menggerakkan seluruh anggota dharma wanita. Mereka mencari anak yang belum disunat di sekitar tempat tinggalnya masing-masing.

“Kegiatan ini akan digelar selama dua hari. Khusus hari ini sebanyak 200 orang dan sisanya akan ditindaki besok,” kata Munanah, yang juga koordinator bakti sosial.

Awalnya kuota yang disediakan hanya untuk 400 anak. Namun karena banyak peserta yang juga berminat, kata Munanah, akhirnya kuota ditambahkan.

Munanah mengatakan tidak ada syarat khusus untuk anak yang ingin disunat, mereka cukup mendaftar dan membuat surat pernyataan bahwa tidak ada paksaan. Pihak RS Jantung Oputa Yii Ko juga bekerja sama dengan puskesmas untuk menyiapkan pengobatan sampai anak sembuh total.