Saat ini Pemprov Sultra melaksanakan uji coba program ini di sejumlah daerah, dengan fokus utama pada anak-anak sekolah dan panti asuhan.
Program ini dipantau oleh dua organisasi perangkat daerah (OPD), yakni Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) serta Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang).
Untuk Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, uji coba dimulai di tingkat SMA, sedangkan Dinas Ketapang menguji coba program ini di beberapa kabupaten yang memiliki tingkat stunting tinggi.
Uji coba ini bertujuan untuk mengevaluasi aspek-aspek penting seperti anggaran, menu makanan yang disediakan, serta efektivitas distribusi.
“Kami melakukan uji coba untuk mengevaluasi berbagai aspek, termasuk besaran anggaran, menu makanan yang disediakan, serta efektivitas distribusi. Ini untuk memastikan bahwa program ini dapat berjalan optimal saat diimplementasikan secara lebih luas pada 2025 nanti,” jelas Asrun.
