"Setelah selesai, pedagang tidak lagi berjualan di trotoar jalan agar tidak mengganggu arus lalu lintas maupun pejalan kaki. Pengelolaannya nanti diserahkan ke Dinas Koperasi dan UMKM Sultra,” ujar Martin di Kendari, Senin (25/8/2025).

Proyek ini ditargetkan selesai pada akhir Desember 2025. Dengan demikian, kawasan ini dapat segera beroperasi sebagai pusat kuliner baru.

Lokasi ini juga diharapkan menjadi tempat yang aman, nyaman, dan mendukung pertumbuhan UMKM lokal di Kota Kendari.

Baca Juga: NasDem Sultra Singgung Bantuan Dana ke Partai Pasca Kadernya Bupati Kolaka Timur Abdul Azis Ditangkap KPK

Martin memastikan bahwa proyek ini merupakan inisiatif langsung dari Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka.