Lebih lanjut, selain mencetak juara-juara Olimpiade asal Provinsi Sultra, kerja sama itu juga akan memberikan akses bagi siswa untuk mengikuti tes ke perguruan tingggi yang ada di Jerman, mengingat SI juga telah menjajaki dan berkerjasama dengan perguruan-perguruan tinggi yang ada di salah satu negara maju di dunia tersebut.

Sekedar gambaran singkat, kata dia, saat menempuh pendidikan S1 di Jerman nantinya, tidak ada pembayaran kuliah selain biaya hidup yang ditanggung sendiri.

Namun biaya hidup ini juga akan mendapatkan bantuan melalui kerjasama Kemenko Kemaritiman dan Investasi RI, mengingat Ketua Dewan Pembina SI, Prof Yohanes Surya merupakan Penasihat Khusus Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, yang Insyaallah siap memfasilitasi dan membantu Pemprov Sultra,” paparnya.

“Sesuai pesan dari Prof Yohanes Surya bahwa siswa yang dikirim tidak perlu yang pintar, tetapi memiliki motivasi dan semangat belajar tinggi. Nanti di SI lalu diberikan proses belajar mengajar lagi. Adapun masalah penguasaan bahasa asing, pasti setiap siswa telah mempelajari dasar-dasarnya, sehingga di SI akan dilatih lebih mahir. Tetapi, terkait seleksi Dikbud Sultra tetap akan meminta asistensi dari SI,” tutupnya.

Untuk diketahui, siswa yang akan dijaring nantinya merupakan siswa kelas XII, kemudian difasilitasi mengikuti ujian termasuk tes belajar ke luar negeri. (B)