Pernah didrone oleh komunitas kreatif, kata dia, lahan diluar pantai luasnya sekitar 144 hektare. Sehingga para peserta, diharapkan mampu mengkolaborasikan desainnya agar terlihat lebih menarik dan memiliki pesona yang indah.

Ungkap dia, ada beberapa tujuan yang harus dicapai pada sayembara ini, yakin dapat meningkatkan peradaban masyarakat Sultra, khusunya masyarakat Toronipa yang mencerminkan identitas daerah, membangun image, menjamin keberlanjutan sosial, ekonomi, lingkungan serta mewujudkan kawasan pariwisata yang indah, modern dan  berstandar internasional.

"Menciptakan pariwisata terpadu yang modern dan berkelanjutan. Selain itu, menjabarkan morfologi dan fungsi-fungsi kawasan pariwisata," tambah dia.

Jadi nantinya, diharapkan bagaimana master palan (desain) bisa memberikan wadah atau tempat untuk melestarikan sejarah, seni budaya seperti ruang budaya, galeri ruang pertunjukan, hiburan dan taman ruang bermain yang ramah anak dan keluarga.

"Tidak hanya mengejar bisnis, lalu mengabaikan faktor sosial. Desainnya nanti harus bisa membedakan antara ruang  industri pariwisata dan lingkungan sosial," paparnya.