Jumlah komputer yang dibutuhkan 300 setiap sesi, tetapi yang dapat disediakan baru sekira 220 komputer.

Kadir mengungkapkan, saat ini pihaknya masih membutuhkan 100 unit komputer untuk menutupi kekurangan komputer.

Kekurangan 100 unit komputer itu masih akan dibahas bersama pemerintah kabupaten dan kota yang akan mengikuti tes gabungan Pemprov Sultra.

“Saya bahkan dapat memperkirakan penambahan bukan lagi hanya 100 tapi 150. Jadi persesinya bisa kita ikutkan 350 orang, tetapi terus melakukan komunikasi terlebih dahulu dengan pihak BKN. Bahkan lokasi tesnya sudah ditinjau oleh pihak BKN," tandasnya.

Tercatat sebanyak 1.905 peserta tes CASN  Pemprov Sultra dinyatakan lulus verifikasi berkas. Para peserta yang lolos ini yang nantinya akan mengikuti SKD.