
"Memang fokus kita yang pertama terkait dengan infrastruktur. Karena infrastruktur mau tidak mau, suka tidak suka, itu sangat berkorelasi dengan upaya kita untuk meningkatkan aktivitas perekonomian," ujar J. Robert, di Hotel Claro Kendari, Rabu (9/4/2025).
Robert menilai, banyak daerah dengan pertumbuhan baru, seperti penghasilan produksi pertanian dan lainnya, namun masih kurang infrastruktur.
"Jika dipasarkan atau diberikan nilai tambah akan memberikan nilai ekonomi yang besar. Namun, pergerakannya sering terganggu karena jalannya rusak," katanya.
Oleh karena itu, pembangunan dan perbaikan jalan menjadi hal yang tak terhindarkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi di berbagai daerah.
