Disebutnya, saat ini SRT 70 baru membuka jenjang pendidikan SD dan SMA. Total jumlah siswa SD saat ini sebanyak 42 orang dan SMA sebanyak 45 orang. Sementara jumlah guru SD yang ada sebanyak 2 orang dan guru SMA 14 orang.

"Saat ini kita fokuskan dulu proses belajar mengajar untuk siswa yang sudah ada," kata Parinringi.

Ia menambahkan, saat ini perekrutan siswa baru hanya terbuka untuk sekolah rakyat yang berada di bawah kewenangan pemerintah kabupaten dan kota, yakni di Kendari dan Buton Tengah.

"Kalau yang di bawah kewenangan pemeritah kota, itu hanya menerima siswa yang berdomisili di Kendari, begitu juga di Buton Tengah. Tapi kalau di bawah kewenangan pemerintah provinsi, itu kita bisa rekrut siswa dari semua kabupaten dan kota selama memenuhi syarat," jelas Parinringi.

Dijelaskan, syarat utama menjadi siswa SRT adalah berasal dari keluarga miskin atau miskin ekstrem yang terdaftar dalam desil 1 dan desil 2 Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) atau Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).