Salah satu fasilitas yang akan dibangun adalah kamar mandi umum di tiga titik strategis di kawasan Eks MTQ. Kamar mandi tersebut akan ditempatkan di lokasi-lokasi yang paling sering dikunjungi, yaitu di bagian depan kawasan MTQ, sebelah timur, dan sebelah barat.

Dengan adanya fasilitas ini, diharapkan pengunjung bisa merasa lebih nyaman dan terbantu selama berada di kawasan tersebut.

Namun, Martin Efendi Patulak juga mengungkapkan bahwa anggaran yang tersedia untuk pemeliharaan kawasan Eks MTQ pada 2025 masih terbatas.

Oleh karena itu, Pemprov Sultra tidak dapat melakukan rehabilitasi secara menyeluruh pada tahun depan. Fokus utama pemeliharaan akan diarahkan pada kerusakan yang paling mendesak terlebih dahulu.

“Karena anggaran yang terbatas, kita belum bisa melakukan rehabilitasi secara menyeluruh. Kami akan memprioritaskan perbaikan pada bagian yang sudah rusak parah, seperti yang berlubang dan tidak layak pakai,” ujar Martin.