Kepala Dinas Kesehatan Sultra, dr Putu Agustin Kusumawati mengatakan lebih spesivik percepatan penurunan stunting, baik secara nasional dan terkhusus daerah Sultra, harus bersinergi dengan menurunkan angka kemiskinan.
Baca Juga: Program DASHAT BKKBN Sultra, Upaya Turunkan Stunting
Dia mengatakan, kurangnya pengetahuan dan wawasan tentang bahaya stunting, masih menjadi salah satu persoalan yang dihadapi di lapangan, saat bertemu langsung dengan masyarakat. Ia juga menambahkan, sosialisasi harus dilakukan mulai dari tingkat provinsi hingga ke desa-desa di Sultra.
Katanya, agar percepatan penurunan stunting sosialisasi pengetahuan tentang stunting harus masif, agar masyarakat tahu bahaya stunting. Banyak ditemukan di lapangan misal, sebagian masyarakat lebih pilih memberikan susu kemasan pada bayi mereka, dari pada harus diberi ASI, kebiasaan seperti ini yang terjadi.
"Sehingga pertumbuhan pada bayi baik secara fisik maupun kecerdasan IQ lambat dan menyebabkan bayi dapat mengidap stunting. Hal seperti ini yang menjadi tugas kita bersama untuk memepercepat penurunan stunting di Sultra," tutupnya (A-Adv)
